Front Row Seat

People say, to sit at a front row seats is a privileged thing.

Let me tell you this...it TRUE.
So here's the story

(Oke,I'm shifting to my mother language cuz it will be long post)

Hari Sabtu adalah hari libur bagi beberapa anak sekolahan.Kebetulan saya termasuk pada 'beberapa yang bersekolah'. Dari pagi hingga siang kami diberi pemantapan untuk menghadapi UAN. Program ini disebut Pemantapan -____-".

Sejujurnya,setelah bersekolah 5 hari dalam seminggu selama 5 tahun, menambah sehari lagi memang cukup-kurang-ikhlas. Biasanya Sabtu Minggu bangunnya nyantai,mandi,makan,natap layar hp nunggu sms dari pacar (eh!?). Sekarang Sabtu harus siap sedia menatap papan tulis untuk ke-6 kali dalam 7 hari. Tapi inilah yang namanya perjuangan. Perjalanan menuju sukses. Mau sukses kan?

Dengan keringanan peraturan Pemantapan yang membolehkan murid masuk walapun rada telat, saya pun yang biasanya datang ke kelas melihat bangku-bangku kosong karena datang kepagian, tadi pagi untuk pertama kalinya saya melihat bangku penuh. Saya heran. Mereka heran. "Yasmin!?tumben telat.biasanya dateng pertama". Saya pun cuma bisa tersenyum sendiri karena masih bingung. Kirain gak bakal telat.

Karena telat, bangku yang tersisa cuma bangku yang paling belakang. Last row seat.
Mata kanan minus 6,75 , mata kiri minus 5,5 dan gampang pecah konsentrasi. "Perfect".Benar saja. Jam pertama yang diisi oleh fisika (maaf Pak Dedi), saya sibuk mencatat sebisanya dan main tip ex
A view from the back a.k.a last row seat
Voila! a former writing companion beside a very thick book of Pemantapan.
Ditengah proses mencatat materi GLB-GLBB, isi tip ex pink nya habis! Munculah keisengan mengotak atik isi/kertas bekasnya. Kertasnya cukup panjang. Berarti kesalahan saya cukup panjang. Bisa dibilang dosa saya dalam menulis sepanjang tip ex  5mm.

Fast forward to next subject. Math! Matematika banyak dapat pencerahan hari ini karena berhasil pindah ke kursi yang paling depan. Kalau gak ngerti, tinggal nanya dengan suara pelan ke guru di depan. Gak perlu teriak sehingga 1 kelas tahu kalau kamu gak ngerti (situasinya kalau duduk paling pojok di belakang).

Setelah Matematika, diikuti oleh mata pelajarang yang paling aku sukai...Istirahat :).Sayangnya Istirahat hanya 15-20 menit. Pas Istirahat, ada sesuatu yang sedikit ganjil. Kok banyak orang berjas Hijau Tua alias berjas ITB!? Waaw...kakak kelas saya yang sukses masuk ITB sedang berkunjung. Awalnya saya kira mereka 'hanya' berkunjung. Rupanya.....

mereka datang untuk presentasi tentang ITB.Institusi teknologi terbaik-terfavorit di negara kita.

Cool!

You know what's cooler? I sat at the first row seats for the entire presentation. From here, you'll get the best view you can get. Unless there's only about a meter distance between you and  the white board...then you probably consider to take the 2nd row. In my case, I was stuck watching the projector screen with slightly higher angle than the others. But still, its good to be sitting in the front row seats.

Some snapshots.
ITB terdiri dari 12 falkutas. Setiap falkutas dipresentasikan dengan singkat oleh  mahasiswa/mahasiswi nya.
Jadi ini penjelasan dari mereka yang telah mengalaminya langsung bagaimana rasanya menuntut ilmu di ITB.
(Dilihat dari foto,kebayang saya duduk sedekat apa dengan layar.ckckckck)

Kami diberi kebebasan untuk memilih falkutas mana yang mau dipresentasikan duluan. Tentunya yang umumnya peminatnya banyak dulu yang duluan seperti STEI, FTTM, FTSL, dll. Semuanya favorit sih. Sayangnya gaung SAPPK baru terdengar di akhir-akhir. Setelah menanti cukup lumayan lama, akhirnya datang jugaaa...
*drum roll please*
Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan





Ini adalah saatnya menanyakan FAQ (frequently asked question) dari seorang calon mahasiswa/i arsi:
Teteh Arsi: Yaa..ada yang mau tanya?
Saya       : Teh, kalau mau masuk arsitektur harus pinter gambar?
Teteh Arsi: (secara garis besar tetehnya bilang begini) Oh,kita sih gak usah harus pinter gambar kayak anak FSRD. Kan bukan gambar untuk keindahan. Lebih ke teknik sih gambarnya. Seperti ketelitian dalam skala,dll. Tahun pertama dan kedua gambar masih pake tangan, baru selanjutnya pake program gambar tersendiri.

Setelah mendapat penerangan seperti ini, munculah rasa semangat yang diperlukan untuk masuk arsitektur. Mungkin saking semangatnya, tangan saya jadi dingin.hahahah. Maybe thats what you call passion.


Sebelum arsitektur, saya sempat pindah ke lain hati melirik prodi (program studi) yang lain. Seperti oseanografi dan astronomi. Kedua mempunyai suatu persamaan yang bikin saya terpikat untuk sesaat. Yaitu objek yang dipelajari...the sea/ocean and the sky/universe.

The universe is expanding.Which means, we really can't measure precisely on how enormous is the universe. With breathtaking pictures of galaxies, a dying star, rare astronomic phenomenon...how can you not interested in it?

Lets not forget the thing that surrounds us, the ocean. The human race made an accomplishment by traveled millions of miles to the moon, and yet the bottom of the ocean remains a mystery. We were stunned by some creepy and alienish looking fishes when people started to analyze the aftermath of a tsunami. Experts says that the fishes ware the creatures from the bottom of the ocean. It shows you that we haven't explore enough this 'little' world that we called earth. Like the phrase from the photo 'Sebagian besar daerah laut belum terjamah oleh manusia'




Setelah semua tentang falkutas di ITB tersampaikan, dengan berat hati presentasinya diakhiri (walaupun belum selesai) karena telah melebihi batas waktu.

Kami di kelas dengan khidmat menyaksikan presentasinya
Kang Fajar (the guy on the left), was the moderator for my class. He actually know my friend Iqbal (a finalist of SA2011) from 6th grade in Rumbai who is now in the same faculty as Kang Fajar. Small word.
And the guy on the right is....I dont know his name. Just call him Kang FITB cuz basically he's in the FITB.
What a show,right? Can you imagine if hadn't move to the front? All the pictures would be full of heads.

So guys, sit in the front rows to get a clear view of everything. VIPs get the best view :)

Comments

  1. Asiiiik! ngeksis euy! :D

    ReplyDelete
  2. Nice. Be careful to not make someone distempered by your words. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

D-14 What to Expect

H-10 Sidang Akhir: Another Night at the Studio

#4 Refleksi Arti Kemerdekaan Republik Indonesia Setelah Tinggal di Belanda