H-16 Sidang Akhir: Satuan Waktu Menjelang Pengumpulan

Pada postingan sebelumnya, terlihat saya dan beberapa teman arsi begadang di kampus. Ada yang pulang jam 2 subuh, adapula yang menginap. Saat yang lain pulang jam 2, saya memilih untuk tidur di mushola wanita. Disana sudah tergeletak 2 manusia tidur beralaskan karpet. Ya terkadang untuk anak arsi atau mungkin manusia manapun setelah begadang, cukuplah bidang datar untuk dijadikan tempat tidur seperti meja. Bahkan dulu pernah ada yang tidur di bawah meja beralas kardus :")

Jadi rencana awalnya adalah tidur jam 2 lalu bangun saat solat subuh. Lumayan tidur 2,5 - 3 jam. Tapi pada kenyataannya terbangun pada jam 05.30. Masih bisa solat subuh.
"Wah lumayan nih tidur setengah jam sampe jam 6"
*tidur*

"Min...yasmin. Kamu jadi nginep?", terdengar suara Elsya yang sedang berdiri di depan pintu mushola.
*liat hp*
*hp menunjukan jam 07.17*
"Ah tidaak. aku tidur 5 jam syaa"
"Hahahahah...sama aja kayak tidur di rumah. Mending pulang tadi malam"

^
Salah satu contoh percakapan bertema 'ketiduran'. Kadang berisi penyesalan, kadang biasa saja. Mostly regret, karena biasanya ketiduran berawal dari keputusan-keputusan yang terlalu optimis.
Seperti
"belajarnya di kasur ah biar nyaman", "sebelum belajar mandi dulu ah">setelah mandi duduk di kasur>bangun-bangun sudah esok,
dan yang paling fatal:
Bangun> Liat jam >"5,10, atau 15  menit lagi deh"> Tidur > Bangun > Liat jam > "O man (or insert any cursing word)...ketiduran sejam"

Orang-orang sepertinya lebih kecewa karena ia tidak bisa mengikuti timeline yang dibuat orang dirinya sendiri.
Namun ada benarnya juga kekecewaan saat kehilangan waktu. Dalam dunia perkuliahan (studio) arsitektur, sejam adalah berharga saat menjelang pengumpulan. Dalam sejam bisa plot banyak gambar, bisa merenungkan desain, bisa mempersiapkan bahan asistensi, bisa ngumpulin nyawa setelah bangun dari begadang, dll. Menjelang pengumpulan, satuan waktu menjadi lebih kecil. Per hari, per jam, per menit. Dari sini saya jadi ingat sebuah puisi atau kutipan:

To realize the value of ONE YEAR, ask a student who failed a grade.
To realize the value of ONE MONTH, ask a mother who gave birth to a premature baby.
To realize the value of ONE WEEK, ask the editor of a weekly newspaper.
To realize the value of ONE HOUR, ask the lovers who are waiting to meet.
To realize the value of ONE MINUTE, ask a person who missed the train.
To realize the value of ONE SECOND, ask a person who just avoided an accident.
To realize the value of ONE MILLISECOND, ask the person who won a silver medal in the Olympics.

(penggalan teks diatas dari http://www.shurupov.ru/time/ )

Selamat malam~

Comments

Popular posts from this blog

D-14 What to Expect

H-10 Sidang Akhir: Another Night at the Studio

#4 Refleksi Arti Kemerdekaan Republik Indonesia Setelah Tinggal di Belanda